Pada bulan Nopember 2008 tepatnya tanggal 22-23 Nopember 2008 saya beserta rombongan dinas ke Bukit Tinggi dalam rangka menghadiri acara launching Kantor Pelayanan Pajak Modern.
Sebagai informasi, dengan digulirkannya reformasi birokrasi maka Direktorat Jenderal Pajak beserta lembaga / instansi yang ada di bawahnya menjadi pilot project dalam mengemban misi menjadi instansi yang dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Misi tersebut diimplementasikan dengan membentuk Kantor Pelayanan Pajak yang menerapkan Sistem Administrasi Modern (SAM). Apa dan Bagaimana implementasi tersebut serta manfaat apa yang dapat dirasakan masyarakat tidak akan saya bahas disini ( di diartikel yang lain..... di tunggu aja ya).
Pada Artikel kali ini saya akan menceritakan sekelumit pengalaman yang saya dapatkan dari perjalanan dinas tersebut.
“Acara Launching akan diadakan pada besok hari namun sebelum acara puncak diadakan kami harus mengikuti pertemuan pada hari ini yang acaranya berupa paparan dan pembekalan bagi aparat pajak.
Pembekalan dan paparan tersebut di sampaikan oleh pejabat-pejabat dari kantor pusat ( Jakarta ), Karena acara jadwal acara padat ( dimulai dari pagi sampai sore hari ) dan penyampaian materi lebih bersifat monolog maka menjelang siang “wabah” ngantuk mulai menyerang para peserta. Akhirnya meskipun diselingi dengan coffee break tapi tetap saya keinginan untuk “menguap” tak tetahankan begitu acara dilanjutkan kembali.
Dari padatnya acara tadi sebenarnya tidak semua acara membosankan dan membuat peserta mengantuk, dari penilaian pribadi saya ( mungkin sama dengan peserta yang lain ) ada dua sesi acara yang membuat kita semangat yaitu pertama sambutan ( paparan ) Dirjen Pajak Bapak Darmin Nasution dan kedua Sambutan ( paparan ) Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani.
Setelah mendengar pidato dan paparan yang disampaikan Pak Darmin saya sangat kagum bagaimana cara beliau menyampaikan pesan dan materi yang sangat terstruktur dan terarah padahal beliau menyampaikannya tanpa bawa “contek-an” lho alias tanpa teks. Usai beliau menutup pidatonya saya dan teman sebelah berkomentar sama “ Hebat, sangat mengesankan cara beliau berbicara “
Tapi ternyata kekaguman kami belum berhenti sampai disitu, karena di penghujung acara Ibu Menteri Keuangan Memberikan Pidato dan paparan yang membuat kami lebih terkesima lagi. Beliau bercerita panjang lebar tentang segala hal mulai dari suka duka jadi menteri keuangan, membahas ekonomi indonesia dan dunia serta pesan-pesan buat kami aparat pajak.
Yang membuat saya sangat kagum dari hal tersebut diatas adalah cara beliau menyampaikan paparannya yang begitu lugas, tanpa teks namun sangat terarah ( seolah-olah kita sedang membaca sebuah buku ) dan diselingi humor-humor cerdas yang membuat peserta tambah semangat untuk mendengarkan paparannya. Hebatnya lagi setiap kata yang beliau ucapkan sangat bermakna, seolah-olah setiap untaian kata yang beliau sampaikan menjadi ilmu yang berharga bagi saya, ya.. ilmu dari seorang Doktor.
Akhirnya tanpa terasa kami sudah mendengarkan pidato beliau secara panjang lebar dan tidak membosankan. Padahal saya merasa waktunya terlalu cepat untuk beliau mengakhiri pidatonya, pidato yang cerdas dan mengagumkan.
Setelah acara ditutup, saya dan teman-teman memberikan berbagai komentar yang menyatakan rasa kagum kami.
Dalam hati saya berkata : “ Pantas jika beliau dipercaya jadi Menteri Keuangan”, dengan nada bercanda saya bilang “ kalo saya jadi presiden, maka akan saya pertahankan beliau jadi Menteri Keuangan”.
Akhirnya Kami pulang ke peristirahatan dengan perasaan senang karena merasa mendapat sesuatu yang sangat berharga.
Selamat Berjuang Ibu Sri Mulyani......, Bravo Indonesia
Pantas Jadi Pejabat
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment